Selasa, 02 November 2010

KHUTBAH IDUL FITRI 2010

Tobaku, 10 September 2010
الله اكبر×٩ الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا و سبحان الله بكرة واصيلا. لا اله الا الله وحده صدق وعده ونصر عبده واعز جنده وحزم الاحزاب وحده. لا اله الا الله ولا نعبد الا اياه مخلصين له الدين ولوكره الكافرون. لااله الاالله والله اكبر الله اكبر ولله الحمد.
الحمد لله الذي جعل هذ اليوم عيدا للمسلمين وجعله من اكرم شعائر الاسلام. اشهد ان لااله الا الله وحده لاشريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للعالمين.
 اللهم صل وسلم وبارك على محمد وعلى اله واصحابه ومن تبعه باحسان الي يوم الدين. امابعد فياعباد الله اتقوا الله في حياتكم ولا تموتن الا وانتم مسلمون. قال الله تعالى في القران الكريم, أعوذ بالله من الشيطان الرجيم: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ. وقال ايضا: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ.
Hadirin jama'ah idul fitri yang dirahmati Allah.
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberi kita umur panjang dan kesehatan serta iman di dalam hati sehingga kita sempat dan menyempatkan diri berkumpul di tempat ini untuk melaksanakan salah satu syiar terbesar agama islam yaitu hari raya idul fitri. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui ucapan allahumma shalli wa sallim ala Muhammad" yang telah menjadi idola para orang-orang beriman.
Pada hari ini, kita telah memasuki 1 syawwal 1431 H. Artinya, kita baru saja melewatkan bulan yang penuh dengan kasih sayang, ampunan dan pembebas api neraka. Pertanyaannya sekarang, apakah kita sudah melewatkan bulan tersebut dengan berusaha meningkatkan ibadah, memperbanyak shalat sunnah, bacaan Qur’an, shadaqah, menolong sesama, belajar bersabar, belajar mengendalikan diri dari nafsu dan amarah ataukah hanya melewatkan bulan ramadhan ini begitu saja tanpa memperdulikan anjuran Rasulullah atau bahkan perintah yang wajib pun kita tinggalkan seperti shalat, puasa, zakat harta dan zakat fitrah padahal semuanya itu mutlak kita lakukan sebagai orang yang beragama islam.
Allah SWT. Memberi ancaman besar bagi hamba-Nya yang tidak melaksabakan perintah-Nya. Misalnya mengenai shalat, dikatakan dalam kitab hadits كنز العمال فى سنن
من ترك الصلاة متعمدا كتب اسمه على باب النار ممن يدخلها
Hadits ini menjelaskan bahwa: barang siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, ditulislah namanya di pintu neraka, tempat yang dilewatinya masuk nantinya. Berarti sudah dipastikan akan ditempatkan di neraka.
Sementara dalam kitab hadits lain dikatakan:
من ترك الصلاة متعمدا إلى أن دخل وقت صلاة أخرى لا يكفر به كفرا يوجب دفنه في مقابر غير المسلمين
Di sini dijelaskan bahwa: barang siapa meninggalkan shalat dengan sengaja sampai masuk waktu shalat berikutnya tidak ada yang menghapusnya dari kekafiran, (dan jika meninggal) tidak boleh dikuburkan di pekuburan islam.
Sementara orang yang tidak puasa pada pada bulan ramadhan, dikatakan dalam kitab shahih bukhari:
من أفطر يوما من رمضان من غير عذر ولا مرض لم يقضه صيام الدهر وإن صامه
Bahwa barang siapa yang tidak berpuasa satu hari saja dalam bulan ramadhan tanpa ada uzur syariat dan tidak sakit, tidaklah cukup walaupun ia berpuasa sepanjang tahun. Dibalik itu, Allah juga menyiapkan pahala yang besar bagi orang yang berpuasa dan akan mendapatkan kenikmatan tersendiri. Allah berfirman dalam hadits kudsi:
إِنَّ الصَّوْمَ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ إِنَّ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَيْنِ إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِىَ اللَّهَ فَرِحَ
Artinya: sesunggunya puasa itu untuk-Ku dan akulah yang membalasnya, sesungguhnya bagi orang berpuasa itu ada dua kegembiraan yaitu ketika berbuka dan ketika bertemu Allah. Di sinilah puncak kenikmatan atau kebahagiaan tertinggi pada diri seorang manusia yaitu kita bertemu dengan Tuhannya secara langsung di dalam surga nanti.
            Hadirin jama'ah idul fitri yang dirahmati Allah.
          Allahu akbar 2x walillahil hamd
          Orang berpuasa juga punya kewajiban lain yaitu mengeluarkan zakat fitrah, Ibnu Haasyain berkata dalam kitabnya, at-Targib wad-Diya’:
شهر رمضان معلق بين السماء والأرض ولا يرفع إلى الله إلا بزكاة الفطر
Bulan ramadhan tergantung antara langit dan bumi dan tidak ada yang mengangkatnya ke Allah kecuali dengan zakat fitrah. Zakat fitrah berfungsi untuk mengsucikan hati dan menjadi pensejahtera bagi orang miskin.
زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ
Naiyya sekke pittarae mancaji pappepaccingi ri pappuasae pole ri ada salae nenniya ada de’e gaga gunana nennniyya mancaji pappanrei ri tau kasi-asie, nigi2 pasilennerenngi riolona allepperengnge iyaritu sekke ritarima nenniya nigi2 pasilennerengngi rimunri allepperengnge mancajiwi passidekka biasa.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَرَضَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى كُلِّ حُرٍّ أَوْ عَبْدٍ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Majeppunna Nabitta SAW. Napparelluangngi sekke pittarae ri lalenna ramalang 1(seddi)  sa’ karoma iyera gandum ri tungke2 tau maradekae iyarega atae, orowane iyarega makkunrai. Zakat fitrah diwajibkan kepada semua orang bahkan anak kecil yang baru lahir pun diwajibkan zakat fitrah, jika seandainya anak itu lahir sebelum tenggelam matahari pada hari terakhir bulan ramadhan.
            Berbeda dengan zakat harta, yang kena hanyalah orang yang punya kecukupan harta dan ini diperintahkan oleh Allah SWT. Dalam al-Qur’an:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا
Artinya: ambillah zakat dari harta mereka untuk membersihkan harta mereka dan mengsucikan jiwa mereka. Dan ancaman orang yang tidak mengeluarkan zakatnya sangat besar karena pada hari kiamat nanti, harta akan berubah menjadi ular besar dan mematuk kepalanya dan harta itu juga dipanaskan dengan api neraka kemudian disetrikakan ke tubuh mereka sebagaimana dalam QS. at-Taubah 34-35:
وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (34) يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ
Artinya: ...dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, 35. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, Maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu."
Betapa besar kerugian orang yang punya harta banyak tapi tidak dikeluarkan zakatnya padahal tidak banyak yang Allah minta, hanya 2,5% atau 1/40  dari harta yang kita miliki. Misalnya kita punya penghasilan atau gaji 1 juta maka keluarkanlah 25 ribu sebagai zakat, kalau penghasilan kita 10 juta maka keluarkanlah 250 ribu dan jika penghasilan kita sampai 100 juta maka keluarkanlah 2,5 juta daripada hanya kita simpan tetapi di akhirat menjadi musuh yang menyiksa kita di neraka. Maka seharusnya, setiap kita punya penghasilan misalnya dari perkebunan, peternakan atau dari profesi kita sebagai guru, aparat pemerintah atau tenaga kesehatan maka setiap kita dapat gaji kita keluarkan zakatnya 2,5 % dan diberikan kepada orang yang berhak menerimanya, jangan diberikan kepada orang yang tidak berhak menerima zakat.
Allahu akbar 2x walillahil hamd
Harta yang kita miliki hanyalah fasilitas atau pelengkap yang Allah pinjamkan kepada kita maka marilah kita jemput rejeki kita masing2 dengan cara yang halal dan kreatif. Harta yang Allah pinjamkan itu juga berfungsi sebagai ujian bagi kita seperti yang Allah jelaskan:
وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ
Artinya: dan ketahuilah bahwa sesungguhnya harta dan anak2 kalian adalah ujian. Dan dalam ayat lain Allah memberi kita peringatan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ(9)
Artinya: Hai orang-orang beriman,  janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi.
Bettuanna: aja napakkali-aliki warangparangnge untuk maringngerang ri Puang Allahu ta’ala. Termasuk orang yang merugi ketika hanya tinggal di rumah patah2 cengkeh sementara orang shalat tarwih di masjid, atau setiap hari kita bekerja mencari uang tapi kita tidak pernah ingat untuk berbagi dengan orang miskin dan anak2 yatim.
Allahu akbar 2x walillahil hamd
Allah SWT. Memberi kita tuntunan agar kita tidak terlena pada pemainan hidup sampai kita tidak tahu tujuan hidup ini. Pernahkah kita sadari apa tujuan akhir hidup ini? Misalnya, seorang pegawai, apakah kita hanya hidup untuk bekerja dan akhir bulan terima gaji kemudian bekerja lagi, dan begitu seterusnya. Atau kita seorang petani hanya menanam, memetik, kemudian menjual hasilnya untuk kepeluan makan sehari2 lalu bekerja lagi. Atau seperti yang Allah contohkan dalam al-Qur’an:
كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا
Artinya: seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan Para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu Lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur.
            Apakah siklus kehidupan kita hanya seperti ini, seperti sebuah biji yang tumbuh dan menjadi besar kemudian berbuah lalu tua terus mati dan hancur? Tentunya tidak. Allah menghidupkan kita di dunia ini punya tujuan. Seperti firman-Nya:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ
Artinya: dan aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepadaku.
Dalam ayat lain dijelaskan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifatan fil ardy. Manusia diberi tugas untuk memakmurkan bumi dengan melakukan kebaikan antar sesama, saling menyayangi dan menghargai. Terutama kepada orang yang sangat berjaza dalam hidup kita seperti orangtua atau guru kita.
وَاعْبُدُواْ اللَّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Bettuanna: nenniya sompai Puang Allahu Ta’ala nenniya aja’ mupadduai nenniya appedecengko ri tau duae pajajiammu.
Rilalenna iyae ayat’e naparentakki Puang Allahu Ta’ala untuk mappedeceng ri tau duae pajajiatta iya tampuekki asera ulengna, nappa najajiangki temmaka ressa’na inappa napasusuki dua  taung , napiaraki sibawa madeceng nainappa napassikolasiki. Maka sepantasnyalah kita berbakti kepada keduanya, orang yang selalu mengharapkan keberhasilan kita dalam segala hal, orang yang selalu mendoakan kita di setiap langkah dan tetesan air matanya, orang yang rela miskin demi mencukupi kebutuhan anak2nya, orang yang merasa kenyang saat kita minta kebutuhan pokok meskipun perutnya melilit kesakitan karena rasa lapar, orang yang merelakan menghabiskan uang ratusan ribu bahkan jutaan demi memenuhi cita2 anaknya, orang yang rela berjemur di bawah terik matahari menjadikan kulitnya keriput sementara anaknya selalu merawat kulitnya agar terjaga kelembutannya, orang yang selalu setia mencucikan pakaian kita tanpa pernah minta digaji, orang yang rela mendaki gunung yang tinggi untuk mencari rezki yang halal demi kita, dialah orangtua kita, tapi pernahkan kita berdoa meneteskan airmata untuknya, sudah seharusnya kita belajar mencintai dan menyayangi orangtua kita selama masih ada kesempatan karena tidak selamanya kita bisa bersama orangtua kita. Janganlah kita baru menyadari hal ini ketika orangtua kita menutup mata untuk selamanya kemudian barulah kita ingat semua perintahnya yang selalu kita tunda2, nasehatnya selalu kita abaikan dan usahanya tidak pernah kita hargai.
Allahu akbar 2x walillahil hamd
Hadirin jama'ah idul fitri yang dirahmati Allah.
          Bulan ramadan, bulan yang penuh berkah, bulan yang pahala kebaikan dilipatgandakan, telah berlalu. Asarongeng maraja napunnai tau pamegaienggi sempajang sunna’na, baca kurangna nenniya passidekkana ri lalengna uleg ramalang. Acilakangeng napunnai tau passia-sia engngi uleng ramalang, nalebbirangngi monroe manonton televisi na nonnoe mattarawe, nalebbirang maccarita salae na mangajie tetapi lebbi rugipi tau sibuk’e massempajang, mappuasa, massidekka nenniya mangaji ri uleng ramalang nainappa naruttung manengngi amala’na nasaba appadduang, nampai esso alleppereng mappaddua memengni, tegani passadiae anre maega ri bolana nainappa nabacangeng panganroangna posi bolae, panganroanna bulue iyarega tasie iyarega anak mallajangnge, kowaena lokka mita kobburu inappa millau-illau, massio-sio, lele mabbuang ittello, iyamanennaro termasuk’i appaduangeng iya weddingnge ruttungngi amala’ta. Padahal purani naparengngerangi Puang Allahu Ta’ala makkedanna:
لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ
Bettuanna: narekko mappadduako maruttungngi amala’mu.
Allahu akbar 2x walillahil hamd
Hadirin jama'ah idul fitri yang dirahmati Allah.
Labe’ni uleng ramalang, iyae essoe to malleppe’na, napaleppe’ni Puang Allahu Ta’ala pole ri dosata nasaba purana ritobakeng. Naekiya aja naompo ri nawa-nawatta makkeda, iyae essoe to malleppe’na jaji maelo tona leppe’i lipa sempajakku nenniya sejedahku, ramalang paimeng pasi natomassempajang. Siaga mua egana siajing sellengta maelo makkasiwiyang sibawa madeceng ri uleng ramalang naekiya de’ nasempat nasaba malasai iyarega lelei ri pammasena puangnge. Karena memang waktu yang bisa kita andalkan hanyalah waktu yang sekarang, sedangkan waktu yang akan datang hanyalan harapan yang belum pasti sedangkan waktu yang telah lalu hanyalah tinggal kenagan.
Allahu akbar 2x walillahil hamd
Hadirin jama'ah idul fitri yang dirahmati Allah
Sebagai kesimpulan, marilah kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah dengan cara menyembah-Nya tanpa mempersekutukan-Nya dengan apapun lalu melaksanakan perintah-Nya yang lain seperti mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat. Marilah kita juga memperbaiki hubungan kita kepada sesama manusia dengan menjalin shilaturrahim terutama kepada orangtua dan kerabat kita. Semoga rahmat Allah senantiasa dilimpahkan kepada kita semua.
Marilah kita berdoa bersama kepada Tuhan yang menghidupkan kita, kemudian memberi rizki dan petunjuk meniti jalan keselamatan dunia akirat. Ya Allah, tunjukilah kami kebenaran agar kami tahu bahwa itu kebenaran dan bimbinglah kami untuk mengikutinya, ya Allah, tunjukilah kami kesalahan / kerusakan agar kami tahu bahwa itu kerusakan dan bimbinglah kami untuk menjauhinya. Ya Allah janganlah engkau hukum kami jika kami salah atau kami lupa. Ya Allah, janganlah Engkau beri kami cobaan yang kami tidak mampu memikulnya. Ya Allah, ampunilah kami dari dosa2 kami, hanyalah Engkau yang maha pengampun. Ya Allah berilah kami keselamatan di dunia dan di akhirat nanti, amin ya rabbal alamin.
بارك الله لي ولكم في القران الكريم وجعلني واياكم من العائدين الفائزين والسعداء المقبولين. سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام علي المرسلين والحمد لله رب العالمين.



الخطبة الثانية
الله اكبر×7 الله اكبر كبيرا. والحمد لله كثيرا و سبحان الله بكرة واصيلا. لا اله الا الله وحده صدق وعده ونصر عبده واعز جنده وحزم الاحزاب وحده. لا اله الا الله ولا نعبد الا اياه مخلصين له الدين ولوكره الكافرون. لااله الا الله والله اكبر الله اكبر ولله الحمد.
الحمد لله الذي جعل هذ اليوم عيدا للمسلمين وجعله من اكرم شعائر الاسلام. اشهد ان لا اله الا الله وحده لاشريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للعالمين. اللهم صل وسلم وبارك على محمد وعلى اله واصحابه ومن تبعه باحسان الي يوم الدين. امابعد فياعباد الله: اتقوا الله في حياتكم ولا تموتن الا وانتم مسلمون. قال الله تعالى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات إنك سميع الدعاء. اللهم إنا نسألك سلامة فى الدين وعافية فى الجسد وزيادة في العلم وبركة فى الرزق وتوبة قبل الموت ورحمة عند الموت ومغفرة بعد الموت. اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه. اَللَّهُمَّ إِنِّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْبُخْلِ وَنعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْجُبْنِ , وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ اَلدُّنْيَا , وَنعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ  رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ. رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا, رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبِلْنَا, رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ, وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ. رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رب اغفرلي ولوالدي ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tobaku, 10 september2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Oes Hifdzer

Oes Hifdzer

penamatan haffizh 2010